Investasi Jangka Pendek agar Cepat Untung? Kenali Contohnya Berikut

 Infokecil.my.id – (09/10) Apa yang ada di benak kita Ketika mendengar kata Investasi? Pasti terlintas adalah soal uang (modal) dan keuntungan sesuai presentase waktu yg di bukukan padahal investasi itu tentuk memiliki resiko kerugian pula. Mengerikah kita ada hal-hal kecil ini bisa kita gunakan untuk meminimalisir resiko kerugian dari Berinvestasi. Berikut ulasan infokecil mengenai investasi jangka pendek yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan bagi anda yg berminat berinvestasi.

Sebelumnya..perlu anda ketahui

Ada dua jenis investasi yakni investasi jangka panjang dan juga investasi jangka pendek. Jika Anda ingin mendapatkan keuntungan segera, investasi jangka pendek bisa menjadi pilihan tepat. Bukan cuma kecil risiko ruginya, namun investasi ini lebih gampang untuk dipelajari dibanding investasi jangka panjang. Orang yang masih pemula berinvestasi banyak memilihnya, karena dana investasi dikelola untuk hal yang mudah dicairkan atau diperjualbelikan.
Berikut Ini Adalah Contoh Investasi Jangka Pendek
Ada beberapa macam investasi jangka pendek menguntungkan seperti ini misalnya.
1. Reksadana
Salah satu jenis investasi jangka pendek yang populer yaitu reksadana. Pada jenis investasi yang satu ini, dana investor dikelola manajer investasi jadi investornya tidak repot memikirkan cara atau strategi mengelolanya. Reksadana untuk jangka pendek sifatnya praktis. Umumnya reksadana jenis pasar uang dipilih untuk berinvestasi karena periodenya yang relatif pendek, yaitu satu tahun saja dengan tingkat risiko rendah.
2. Deposito
Deposito merupakan produk tabungan bank yang menyetor dan mencairkan dana tertentu dalam periode singkat. Periodenya mulai dari 1 bulan sampai dengan 2 tahun. Dananya bisa ditarik hanya pada saat tanggal jatuh tempo. Deposito cukup aman karena ada pengawasan dari LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
3. Surat Utang Negara
SUN atau Surat Utang Negara juga termasuk aman dan menguntungkan, karena dijamin negara untuk jangka waktu tertentu. Tingkat risikonya pun kecl. Investasinya bisa dimulai dari Rp1 juta. Dalam SUN, negara harus mengeluarkan surat kepada investor, sedangkan investor menjadi piutang menanam sejumlah dana tertentu untuk negara agar dana dikelola negara dalam pembangunan dan juga kebutuhan negara. Obligasi dan sukuk adalah contoh produknya. 
4. Fintech Peer to Peer Lending
Fintech Peer to Peer Lending termasuk produk investasi yang baru di mana investor menanam dana untuk UMKM d Indonesia dengan tujuan mengembangkan bisnis. Waktu investasi jangka pendek ditentukan investor, misalnya 6 bulan-2 tahun. Pengembalian dananya juga lebih cepat. Modalnya juga relatif kecil, mulai Rp100 ribu sudah bisa berinvestasi. Meskipun mudah, tapi risikonya tinggi karena UMKM bisa untung atau rugi. 

Kira-kira Anda akan memilih investasi jangka pendek yang mana?
Segala keputusan sebaikanya di pikirkan secara matang dan secara sadar, infokecil hanya berbagi ulasan kecil dan masih butuh tambahan referensi untuk menyempurkankan pengetahuan anda tentang investasi. Sekian, semoga bermanfaat salam infokecil